Seni selalu menjadi bagian dari kehidupan keluarga ini. Kerensa adalah seorang pemain, penulis, sutradara yang melakukan segalanya mulai dari teater tradisional, hingga pertunjukan kontemporer. Rumah tangga
mereka adalah pusaran berbagai kegiatan mulai dari mengedit video hingga menulis puisi, hingga membuat sesuatu. Periode lock down ini, Raphael dan Kerensa telah memulai beberapa minat baru. Raphaelmengeksplorasi komposisi musik dan pengeditan video Kerensa untuk Corona Dancesnya. Raphael telah berada di atas panggung pada usia 5 bulan dan 8,5 bulan hamil dengan ibunya, Kerensa dalam sebuah drama kekerasan psikologis abotu seorang ibu yang membunuh bayinya yang baru lahir. Dalam antologi ini,
Raph juga menyumbang 3 karya gambarnya untuk menjadi ilustrasi cerita ibunya yang berjudul Anjing Hitam. Ayahnya adalah seniman yang produktif, S.E. Dewantoro dan menggambar dan seni visual adalah bagian dari hidupnya. IG @darahrouge. Kredit foto oleh @angststorungen.




