Melakukan suatu perjalanan yang menentang itu sesuatu yang menarik buatku, terlebih saat naik gunung. Aku
selalu menikmatinya, sama seperti saat aku membaca buku tentang petualangan. Saat senggang di alam
bebas, aku selalu mencatat setiap peristiwa yang aku temui untuk aku jadikan bahan tulisanku. Aku lahir 48 tahun silam, tepatnya tanggal 28 Januari 1973, aku menghirup udara untuk pertama kalinya di Kota Yogyakarta yang terkenal dengan gudegnya. Umur tidak membatasi aktivitasku untuk terus menulis, karena menulis juga menjadi bagian dari kehidupanku, dan aku menampung semua tulisanku di blog pribadiku, Air Mata Ibu “ Dalam antologi ini, perempuan yang kerap dipanggil Tere ini mengilustrasikan
cerpennya sendiri.




