Lahir di Palembang di tahun 1991. Sejak kelas 2 SD penulis mulai berdomisili di kota Blitar. Sebagai seorang pelaku seni dan mulai aktif menulis di media sosial, Ia juga hidup sebagai penyintas anxiety
dan Borderline Personality Disorder yang sekaligus menjadi caregiver bagi suaminya yang Bipolar. Dalam cerpennya di buku ini, penulis menuliskan kisahnya dengan perspektif sebagai penyintas dan berharap agar masyarakat awam tahu bagaimana perspektif seorang BPD saat dihadapkan sebuah masalah. Selain itu ia juga berharap kepada pembaca barangkali memiliki gangguan yang sama dengan penulis untuk tidak rendah diri; bahwa menjadi seorang penyintas bukanlah halangan untuk terus berkarya dan berekspresi. Tidak hanya itu, ibu 3 anak ini juga menyumbangkan karya gambarnya menjadi ilustrasi dalam antologi ini. Karyakarya gambar perempuan yang akrab dipanggil Nurma ini bisa dinikmat di cerpennya sendiri yang berjudul Keresahan, Luka Laki Kaki Perempuan, dan Prahara.




